Contoh Surat Perjanjian Kontrak Kerja Untuk Waktu Tertentu

Contoh Surat Perjanjian Kontrak Kerja Untuk Waktu Tertentu
5 (100%) 1 vote

Contoh Surat Perjanjian Kontrak Kerja Untuk Waktu Tertentu

Surat Perjanjian Kontrak Kerja Untuk Waktu Tertentu – Dengan dibuatnya surat perjanjian kontrak kerja dalam waktu tertentu, maka terdapat kesepakatan yang terjadi diantara kedua belah pihak. Tujuan dibuatnya surat itu adalah untuk menerangkan adanya kontrak dalam bekerja, dengan calon karyawan yang telah disetujui oleh pimpinan. Misalnya pada contoh Surat Perjanjian Kontrak Kerja Untuk Waktu Tertentuberikut ini.

Isi dari surat perjanjian kontrak kerja tersebut adalah hal-hal yang berkaitan dengan jabatan calon pekerja, deskripsi pekerjaan yang lebih spesifik lagi, besar nominal gaji yang diperoleh, dan lain sebagainya.

Cara Membuat Surat Perjanjian Kontrak Kerja Untuk Waktu Tertentu

 

SURAT PERJANJIAN KONTRAK KERJA

Yang bertanda tangan di bawah ini :

Sebagai PIHAK PERTAMA.

Nama Perusahaan           : PT Sarang Madu Indonesia

Alamat                                  : Jl Mekar Wangi IX No 89 Bandung

Sebagai PIHAK KEDUA.

Nama                                    : Mesty Susilawati

Mulai bekerja                    : Februari 2017

Jabatan                                 : Asisten Supervisor

Dengan surat ini kedua belah pihak telah menyatakan bahwa keduanya sepakat mengadakan perjanjian kontrak kerja selama 1 tahun dengan persyaratan sebagai berikut :

Batas Waktu Perjanjian :

Perjanjian ini berlaku selama 1 tahun tertanggal 18 Februari 2017 sampai 18 Februari 2018.

Jam Kerja :

Pihak pertama memiliki jam kerja 9 jam setiap harinya atau 54 jam per minggu.

Gaji Pokok/Tunjangan :

Gaji pokok akan diberikan setiap tanggal 2 setiap bulannya dengan jumlah Rp.3.500.000,- (tiga juta lima ratus ribu rupiah). Ditambah dengan tunjangan sebesar Rp.1.000.000,- (satu juta rupiah), uang pulsa setiap bulan sebesar Rp.200.000,- dan transportasi sebesar Rp.500.000,-.

Baca Juga :  Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah Warisan Terlengkap

Biaya Pengobatan :

Di setiap akhir tahun pihak kedua akan menerima penggantian biaya pengobatan dengan jumlah Rp.500.000,- (lima ratus ribu rupiah) jika dalam satu tahun tidak ada klaim biaya pengobatan. Biaya pengobatan maksimum adalah Rp.40.000/bulan dengan catatan, harus ada surat dokter atau resep.

Cuti Tahunan :

Pihak kedua akan mendapat cuti selama 12 hari, untuk masa kerja selama 1 tahun.

Pengunduran Diri :

Jika pihak kedua mengundurkan diri maka harus ada surat pengunduran diri selambat-lambatnya satu bulan sebelumnya. Bila kurang dari 15 hari maka pihak kedua tidak akan menerima gaji, uang transport, dan uang pulsa, sesuai dengan jumlah hari terakhir bekerja.

Pemutus Hubungan Pekerjaan :

Jika terjadi pelanggaran yang berhubungan dengan kantor atau perusahaan, maka pihak pertama boleh melakukan pemutus hubungan pekerjaan sepihak dengan tidak memberi uang pesangon atau uang apapun.

Kedisiplinan Dan Ketertiban Dalam Bekerja :

Kedisiplinan dan ketertiban saat bekerja sudah diatur di dalam peraturan perusahaan, dan wajib ditaati oleh pihak kedua. Jika ada tindakan yang melanggar peraturan maka pihak kedua akan mendapat surat peringatan sebanyak tiga kali. Pihak pertama juga akan melaksanakan pemutusan hubungan kerja.

Surat perjanjian kontrak kerja ini telah ditandatangangi oleh kedua belah pihak.

Bandung 15 Februari 2017

Pihak I                                                                                                                                   Pihak II

PT SARANG MADU INDONESIA                                                                                 Mesty Susilawati

PELANGGARAN PERATURAN DAN TATA TERTIB PERUSAHAAN

YANG DAPAT MENGAKIBATKAN PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA ( PHK )

  1. Melakukan pencurian / penggelapan baik secara sengaja maupun tidak sengaja.
  2. Melakukan penganiayaan terhadap atasan / perusahaan, keluarga atasan / perusahaan atau sesama karyawan.
  3. Melakukan aksi provokasi / menghasut karyawan lain yang bertentangan dengan kesopanan / peraturan perusahaan yang menimbulkan kerugian perusahaan baik secara langsung maupun tidak langsung.
  4. Mabuk, madat, memakai obat bius atau narkoba, berjudi, berkelahi, membawa benda tajam, melakukan perbuatan asusila di tempat kerja.
  5. Merusak dengan sengaja atau oleh karena kecerobohannya merusak / merugikan milik perusahaan, membiarkan dengan sengaja milik perusahaan dalam keadaan bahaya.
  6. Memberikan keterangan palsu ( tidak benar ).
  7. Menghina dengan kasar, atau mengancam perusahaan, keluarga atasan, atasan atau teman sekerja.
  8. Mencampuri / membocorkan rahasia perusahaan atau rahasia rumah tangga atasan.
  9. Tidak masuk kerja ( mangkir ) tanpa pemberitahuan terlebih dahulu dan alasan yang kuat selama 3 ( tiga ) hari berturut – turut dalam 1 ( satu ) minggu atau 6 ( enam ) hari berturut – turut dalam 1 ( satu ) bulan.
  10. Terlambat masuk kerja atau pulang lebih cepat dari jam kerja yang telah ditetapkan meskipun sudah beberapa kali diberi peringatan secara lisan maupun tertulis.
  11. Lalai menjalankan tugas, tanggung jawab dan meninggalkan lokasi kerja tanpa izin dari atasan.
  12. Terlibat melakukan tindak kejahatan di luar maupun di dalam lingkungan perusahaan.
  13. Makan pada jam kerja tanpa izin dari atasan, memakan atau menyimpan makanan / barang milik tamu.
  14. Karyawan tidak diperkenankan bekerja di perusahaan lain ataupun mempunyai usaha lain yang dapat menganggu pelaksanaan tugasnya, tanpa izin dari perusahaan.
Baca Juga :  Contoh Surat Perjanjian Hutang Piutang

Jika saya tidak mematuhi salah satu atau lebih dari peraturan tersebut, maka saya bersedia dikenakan sangsi yang sudah ditentukan atau diterapkan di dalam peraturan. Peraturan tersebut dapat ditambah atau dikurangi sesuai dengan kebijakan dari perusahaan.

Menyetujui

Mesty Susilawati

Demikian contoh surat perjanjian kontrak kerja untuk waktu tertentu yang bisa menjadi acuan. Semoga membantu.

Baca Juga :