Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah Warisan Terlengkap

Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah Warisan Terlengkap
5 (100%) 1 vote

Contoh Surat Jual Beli Tanah Warisan

Surat Jual Beli Tanah Warisan–  Surat jual beli tanah sangat dibutuhkan bagi orang-orang yang menjual atau membeli sebidang tanah warisan. Manfaat dibuatnya surat tersebut adalah, agar anda tidak dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab misalnya kasus penipuan. Berikut contoh surat jual beli tanah warisanyang baik dan benar.

Sebelum membeli tanah sebaiknya anda memastikan terlebih dahulu, bagaimana kepemilikan tanah tersebut. sehingga nantinya anda tidak akan terkait dengan kasus tanah sengketa. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan, maka anda harus membuat surat jual beli tanah yang resmi dan sah secara hukum.

Cara Membuat Surat Jual Beli Tanah Warisan

SURAT PERJANJIAN

Yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama                    : Raya Tisane

Agama                  : Islam

Alamat                  : Jl Mutumahakam V No 13 Bandung

TLP                         : 085718292939

Pekerjaan           : Karyawan Bank

Selanjutnya disebut sebagai pihak pertama.

Nama                    : Raden Asalam

Agama                  : Islam

Alamat                  : Komp Griya Murni Sentosa Blok H8 No 1 Bandung

TLP                         : 081283738484

Pekerjaan           : Pengusaha

Selanjutnya disebut sebagai pihak kedua.

Dengan surat ini saya sebagai PIHAK PERTAMA di tanggal 9 Agustus 2017 menjual sebidang tanah warisan dari Orang Tua, dengan luas 300 m2 kepada pihak kedua. Yang berlokasi di Jl Rahasia No 88 Bandung.

Tanah tersebut sudah mutlak dijual oleh PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA yang telah disetujui oleh seluruh ahli waris dari PIHAK PERTAMA. Serta dari para saksi dari kedua belah pihak. Tanah ini dijual seharga Rp.350.000.000 (tiga ratus lima puluh juta rupiah).

Baca Juga :  Contoh Surat Jual Beli Tanah

PIHAK PERTAMA telah membuat ijab kabul atas jual beli tersebut dengan PIHAK KEDUA. Sehingga tanah ini sudah mutlak dan sah, menjadi milih PIHAK KEDUA. Segala resiko yang menyangkut pembayaran pajak tersebut dan biaya pembuatan Akta Jual Beli di PPAT, menjadi tanggung jawab dari PIHAK KEDUA.

Bila di kemudian hari ahli waris dari PIHAK PERTAMA ada yang menggugat tanah, maka pihak yang berwenang memiliki hak untuk menolaknya karena tanah itu sudah mutlak dijual oleh PIHAK PERTAMA.

Demikian surat jual beli tanah ini dibuat dengan sebenar-benarnya, dan dibuat dalam keadaan sadar sehat jasmani ataupun rohani. Serta tak ada paksaan dari pihak manapun.

Bandung 9 Agustus 2018

PIHAK KEDUA                                                                                                                    PIHAK PERTAMA

Raden Asalam                                                                                                                   Raya Tisane

Saksi-Saksi

  1. Resi Dwina
  2. Stefan Wiliam

Demikian contoh surat jual beli tanah warisan yang baik dan benar. Semoga bermanfaat.

Baca Juga :